No. Misi Tujuan Indikator Target Sasaran IKU Gubernur Target Tahun Strategi
1 1. Membangun Manusia yang Berkarakter Unggul, Produktif dan Kompetitif T1. Terwujudnya Sumber Daya Manusia yang Berkarakter Unggul, Sehat, Produktif, dan Kompetitif
Indeks Modal Manusia (IMM) Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga
0.56 65.51
S1. Meningkatnya Akses dan Layanan Pendidikan Berkualitas yang Merata di NTB Rata-Rata Lama Sekolah Penduduk Usia di Atas 15 Tahun 8.6-8.63 2025
Harapan Lama Sekolah 14.1-14.13 2025
Proporsi Penduduk Berusia 15 Tahun ke Atas yang Berkualifikasi Pendidikan Tinggi 10.02 2025
Persentase Kabupaten/Kota yang Mencapai Standar Kompetensi Minimum pada Asesmen Tingkat Nasional untuk Literasi Membaca 10 2025
Persentase Kabupaten/Kota yang Mencapai Standar Kompetensi Minimum pada Asesmen Tingkat Nasional untuk Numerasi 0.00- 10.00 2025
Persentase Satuan Pendidikan yang Mencapai Standar Kompetensi Minimum pada Asesmen Tingkat Nasional untuk Literasi Membaca 26.24-28.74 2025
Persentase Satuan Pendidikan yang Mencapai Standar Kompetensi Minimum pada Asesmen Tingkat Nasional untuk Numerasi 22.68-25.18 2025
S2. Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat Usia Harapan Hidup (UHH) 72.92 2025
Prevalensi Stunting (pendek dan sangat pendek) pada balita 21.7 2025
S3. Meningkatnya Penguatan Ketahanan dan Keharmonisan Keluarga, serta Kesetaraan Gender Indeks Ketimpangan Gender (IKG) 0.517 2025
Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga 66.71 2025
2 2. Memperkuat Ekonomi Daerah melalui Peningkatan Produktivitas, Daya Saing dan Pendapatan Perkapita Masyarakat sebagai Pondasi Mewujudkan Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi yang Berkeadilan T2. Terwujudnya Peningkatan Produktifitas dan Daya Saing Ekonomi Daerah
Laju Pertumbuhan Ekonomi - Dengan Tambang Laju Pertumbuhan Ekonomi - NonTambang Kontribusi PDRB Provinsi
6 6.00 - 6.50 0.844
S4. Meningkatnya Produktivitas UMKM, Koperasi, dan Nilai Tambah Perdagangan Rasio kewirausahaan Daerah 2.37 2025
Rasio volume usaha koperasi terhadap PDRB 0.97 2025
Kontribusi Sektor Perdagangan terhadap PDRB 14.27 2025
T3. Terwujudnya Peningkatan Pendapatan Per Kapita Masyarakat
PDRB Per Kapita
35.80
S5. Meningkatnya Produktivitas Tenaga Kerja dan Menurunnya Tingkat Pengangguran Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja 35408.24 2025
Tingkat Pengangguran Terbuka 2.19-2.79 2025
S6. Meningkatnya Ketersediaan Akses Keuangan Inklusi Keuangan 88.70 2025
T4. Terwujudnya Peningkatan Kesejahteraan dan Pemerataan Ekonomi yang Berkeadilan melalui inflasi daerah yang terkendali
Tingkat Kemiskinan Tingkat Kemiskinan Ekstrem NTB Rasio Gini Tingkat Inflasi
11.68-12.18 1.64 0.369-0.373 3-3.7
S7. Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat Indeks Kesejahteraan Sosial 46.00 2025
S8. Meningkatnya ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan yang berkelanjutan Indeks Ketahanan Pangan 78.83 2025
S9. Meningkatnya Pemerataan Pembangunan di wilayah Pedesaan Indeks Desa 77.88 2025
S10. Menurunnya disparitas harga antar wilayah dalam provinsi Koefisien Variasi Harga Antar Wilayah Tingkat Provinsi 7.30 2025
3 3. Membangun Ekosistem Industri Komoditas Unggulan Sektor Pertanian, Peternakan dan Kelautan Perikanan Menuju terwujudnya Industri Agromaritim yang Berkelanjutan T5. Terwujudnya Pembangunan Ekosistem Industri Komoditi Unggulan Daerah yang Berkelanjutan
Kontribusi PDRB Industri Pengolahan
4.21
S11. Meningkatnya Kontribusi Industri Agromaritim Persentase Peningkatan PDRB Sub Sektor Industri Pengolahan Berbasis Agromaritim 5.3-6.4 2025
S12. Meningkatnya Produktivitas Sektor Agromaritim (Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan, dan Kehutanan) Persentase Peningkatan PDRB Sektor Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan, dan Kehutanan 3.20 2025
4 4. Membangun Sektor Pariwisata Berkualitas, Industri Kreatif serta Mengembangkan Seni Budaya Daerah dan Prestasi Olahraga T6. Terwujudnya Pariwisata NTB yang Berkualitas dan Industri Ekonomi Kreatif
Kontribusi Sektor Pariwisata Terhadap PDRB Harga Berlaku Proporsi Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Provinsi Terhadap PDB Ekonomi Kreatif Nasional
11.64 0.39
S13. Meningkatnya Nilai Tambah Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jumlah tamu Wisatawan Mancanegara 382813 2025
Rasio PDRB Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum 2.03 2025
Rasio PDRB Industri Ekonomi Kreatif 3.76 2025
T7. Terwujudnya Pengembangan Kebudayaan Daerah dan Ketahanan Sosial Budaya
Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)
58.64-58.78
S14. Meningkatnya indeks budaya literasi, ekspresi budaya, warisan budaya, ekonomi budaya untuk menunjang perbaikan IPK daerah Indeks budaya literasi 64.42 2025
Indeks ekspresi budaya 44.48 2025
Indeks warisan budaya 50.17 2025
Indeks ekonomi budaya 44.26 2025
T8. Terwujudnya Peningkatan Prestasi Pemuda dan Olahraga
Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indeks Pembangunan Olahraga (IPO)
53.94 0.346
S15. Meningkatnya Daya Saing Pemuda dan Prestasi Olahraga Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Pemuda 70.18 2025
Persentase Peningkatan Perolehan Medali Tingkat Nasional dan Internasional 9.3 (47 medali) 2025
Persentase Pemuda dan atlet berprestasi yang mendapat insentif dan atau beasiswa 100 2025
5 5. Memperkuat Sistim Mitigasi Bencana, Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan dan Investasi Berkelanjutan T9. Terwujudnya Peningkatan resiliensi Terhadap Bencana
Indeks Risiko Bencana (IRB)
135.41
S16. Meningkatnya Ketahanan Daerah dalam Penanggulangan Bencana Indeks Ketahanan Daerah 0.59 2025
T10. Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Ramah Lingkungan
Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Penurunan Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
0.536 15.31
S17. Meningkatnya Pengelolaan lingkungan Hidup Berkualitas Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) 76.19 2025
S18. Meningkatnya Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem Indeks Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Sektor Kehutanan dan Lahan 0.453 2025
Persentase Luas Lokasi Prioritas Rehabilitasi Ekosistem Berstatus Baik 0.10 2025
S19. Meningkatnya Ketahanan Energi Ramah Lingkungan dan konsumsi listrik yang merata serta berkelanjutan Intensitas energi primer 192.23 2025
Konsumsi Listrik per kapita 751.00 2025
T11. Terwujudnya Investasi Berkelanjutan
Pembentukan Modal Tetap Bruto
36.9
S20. Meningkatnya Realisasi Investasi Nilai Realisasi Investasi 61.09 2025
6 6. Memantapkan Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Antar Wilayah yang Berwawaasan Lingkungan Serta Memastikan Penegakan Tata Ruang yang Berkelanjutan T12. Terwujudnya Pembangunan Infrastruktur dan Konektifitas antar Wilayah yang Berwawasan Lingkungan
Indeks Kemantapan Infrastruktur
76.35
S21. Meningkatnya Pembangunan Infrastruktur dan Konektifitas Antar Wilayah yang Terintegrasi Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) 76.21 2025
Persentase Rumah tangga dengan akses hunian layak, terjangkau dan berkelanjutan 71.68-71.7 2025
Rasio Konektivitas 0.83 2025
T13. Terwujudnya ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan
Persentase capaian kinerja penyelenggaraan penataan ruang
63.05
S22. Meningkatnya kepatuhan dalam penyelenggaraan penataan ruang Persentase capaian kesesuaian pemanfaatan ruang 83.38 2025
7 7. Mempercepat Transformasi Birokrasi Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Inovatif serta Kepemimpinan yang Kolaboratif dari Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota Sebagai Fondasi Percepatan Pembangunan Daerah T14. Terwujudnya Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Inovatif serta Kepemimpinan Daerah yang Kolaboratif
Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) Indeks Ketahanan Nasional Indeks Inovasi Daerah
78.77 (BB) 3.03 76.50
S23. Meningkatnya Kualitas dan Kapasitas Tata Kelola Pemerintah Daerah Reformasi Birokrasi General 69.49 2025
Reformasi Birokrasi Tematik 9.28 2025
Rasio Kapasitas Fiskal Daerah 1100 2025
Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional Provinsi 91.50 2025
S24. Meningkatnya Penegakan Hukum yang Adil dan Terpeliharanya Stabilitas Keamanan untuk Mendukung Demokrasi yang Berkualitas Indeks Demokrasi Indonesia 75.37-78.63 2025
Persentase Capaian Pelaksanaan Aksi HAM Daerah 65.00 2025
Indeks Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum (IPKKU) 75.00 2025
S25. Meningkatnya Keunggulan Riset dan Inovasi dalam Mendukung Pembangunan Daerah Persentase Kebijakan Berbasis Bukti 50 2025
Persentase Inovasi yang di terapkan dalam pembangunan daerah 95.58 2025